Cute Blinking Unicorn Purple Angel Wing Heart
Tampilkan postingan dengan label IPA BAB 4. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPA BAB 4. Tampilkan semua postingan
GEJALA KEKURANGAN MINERAL
Gejala yang timbul ketika anak kurang asupan mineral zat besi:
  • Kulit terlihat pucat
  • Lemas, lesu, lelah
  • Pertumbuhan dan perkembangan anak terhambat
  • Nafsu makan menurun
  • Pernapasan anak cenderung cepat dan tidak normal
  • Sering terserang penyakit infeksi
Anak yang dinyatakan kurang asupan mineral zat besi, biasanya akan dianjurkan untuk memperbanyak makanan sumber zat besi. Misalnya dari sumber makanan hewani seperti daging sapi, ikan sarden, ikan tuna, ikan salmon, kerang, ayam, serta telur.
Sementara dari sumber makanan nabati, bisa diperoleh dari kacang-kacangan, biji-bijian, bayam, sawi, kangkung, dan brokoli.
Di sisi lain, Anda juga bisa memberikan sumber makanan dengan kandungan vitamin C yang tinggi guna mempermudah penyerapan zat besi pada anak. Baik itu jeruk, paprika, tomat, stroberi, kiwi, mangga, dan lain sebagainya.
KONSTIPASI 

Pengertian Konstipasi


Konstipasi atau sembelit adalah frekuensi buang air besar yang lebih sedikit dari biasanya. Jarak waktu buang air besar pada setiap orang berbeda-beda. Namun umumnya dalam satu minggu, manusia buang air besar setidaknya lebih dari 3 kali. Jika frekuensi buang air besar kurang dari 3 kali dalam seminggu, maka seseorang disebut mengalami konstipasi. Akibatnya, tinja menjadi kering dan keras sehingga lebih sulit dikeluarkan dari anus.
Buang air besar merupakan tahap terakhir proses pencernaan. Dalam sistem pencernaan manusia, makanan yang dikonsumsi menuju lambung, usus kecil, kemudian usus besar. Setelah air dan nutrisi yang diperlukan tubuh diserap dalam usus, sisa makanan tersebut lalu dikeluarkan melalui anus sebagai tinja.
Setiap orang sesekali bisa mengalami konstipasi, namun biasanya bukan merupakan kondisi serius dan berlangsung hanya sebentar. Tingkat keparahan konstipasi pada setiap orang berbeda-beda, Pada beberapa kasus, konstipasi dapat menjadi kronis jika kondisi ini berulang hingga beberapa kali dalam waktu 3 bulan. Gangguan sembelit kronis ini dapat mengganggu kegiatan penderita setiap hari.
Penyabab konstipasi bisa lebih dari satu faktor, dari pola makan dan hidup yang buruk, atau kondisi medis tertentu. Sementara pada anak-anak, selain beberapa penyebab yang telah disebutkan, kebiasaan menahan keinginan untuk buang air besar atau stres juga dapat membuat mereka mengalami sembelit. Untuk mengatasi konstipasi, langkah penanganan yang bisa dilakukan adalah dengan mengubah pola makan dan gaya hidup, pemberian obat, atau prosedur operasi.
DIARE 

Pengertian Diare

Diare adalah penyakit yang membuat penderitanya menjadi sering buang air besar, dengan kondisi tinja yang encer. Pada umumnya, diare terjadi akibat makanan dan minuman yang terpapar virus, bakteri, atau parasit.
Biasanya diare hanya berlangsung beberapa hari (akut), namun pada sebagian kasus dapat memanjang hingga berminggu-minggu (kronis). Pada umumnya, diare tidak berbahaya jika tidak terjadi dehidrasi. Namun, jika disertai dehidrasi, penyakit ini bisa menjadi fatal, dan penderitanya perlu segera mendapat pertolongan medis.

Gejala dan Penyebab Diare

Gejala diare bervariasi. Penderita bisa merasakan satu atau lebih gejala. Namun, gejala yang paling sering dirasakan penderita diare antara lain:
  • Perut terasa mulas.
  • Tinja encer atau bahkan berdarah.
  • Mengalami dehidrasi.
  • Pusing, lemas, dan kulit kering.
Sebagian besar diare disebabkan oleh infeksi kuman di usus besar. Namun, diare yang berlangsung lama dapat terjadi akibat radang di saluran pencernaan.

Pengobatan dan Pencegahan Diare

Penderita diare dapat meminum cairan elektrolit, guna mengganti cairan tubuh yang hilang akibat diare. Selama terjadi diare, konsumsi makanan yang lunak dan antibiotik atau obat anti diare. Untuk kondisi yang lebih serius, dokter mungkin akan memberikan obat-obatan, seperti:
  • Obat antibiotik
  • Obat pereda nyeri
  • Obat yang dapat memperlambat gerakan usus.
Untuk mencegah diare, Anda dianjurkan untuk selalu menjaga kebersihan diri dan makanan, serta hindari konsumsi makanan dan meminum air yang tidak dimasak hingga matang.
sumber : alodokter.com/diare 
HEPATITIS

Penjelasan Penyakit Hepatitis

Hepatitis merupakan penyakit yang menyebabkan peradangan hati, kerusakan hati dan gangguan fungsi hati hingga kanker hati. Diketahui hepatitis B merupakan jenis hepatitis yang cukup berbahaya. Hepatitis yang lebih dikenal masyarakat sebagai penyakit kuning.

Gejala yang ditimbulkan dari penyakit hepatitis ini adalah :

1. Timbul rasa tidak enak badan
2. Tubuh mudah merasa letih, lesu dan mudah capek
3. Penurunan nafsu makan
4. Penurunan sistem kekebalan tubuh dan daya tahan tubuh yang tidak menentu
5. Perut sering terasa mual ingin muntah
6. Mengalami demam
7. Terjadi perubahan pada warna kulit dan mata menjadi kuning
8. Perubahan warna urine menjadi kuning tua atau kecokelatan
Hepatitis yang merupakan penyakit yang menjadi cikal bakal penyakit gangguan fungsi hati ini terbagi menjadi beberapa tipe hepatitis yang masing-masing membawa virus dari tiap tipe hepatitis.

Berikut ini ada beberapa Tipe Hepatitis, diantaranya :

1. Hepatitis A

Hepatitis A merupakan salah satu tipe hepatitis dalam kategori hepatitis ringan. Penyebaran dan penularannya melalui feses dan air limbah manusia, makanan dan minuman yang terkontaminasi virus hepatitis A (VHA). Namun hepatitis A ini masih dapat disembuhkan dengan diberikan vaksin atau imunisasi dilakukan 2 kali yakni vaksinasi dasar, dan booster yang dilakukan 6-12 bulan kemudian. Vaksin ini mampu memberi ketahanan pada tubuh untuk menghambat perkembangan virus 15-20 tahun.

2. Hepatitis B

Hepatitis B adalah suatu penyakit hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B (VHB), suatu anggota famili hepadnavirus yang dapat menyebabkan peradangan hati akut atau menahun yang pada sebagian kecil kasus dapat berlanjut mejadi sirosis hati atau kanker hati. Hepatitis B ini juga termasuk dalam jenis hepatitis yang cukup berbahaya dan banyak menyerang siapa saja tanpa pandang bulu. Diketahui angka kematian yang disebabkan karena hepatitis B ini cukup kecil hanya 2-7 % saja dari total populasi penduduk Indonesia.
Penyebab dari hepatitis B ini tidak dikarenakan hanya virus dari hepatitis B namun adapula penyebab lain seperti adanya keracunan obat dan efek samping dari obat yang mengandung zat kimia seperti karbon tetraklorida, chlorpromazine, zhloroform, arsen, fosfor dan zat-zat lain yang banyak digunakan oleh produsen obat-obatan modern saat ini. Imunisasi merupakan langkah terbaik untuk mengobati dan mencegah berkembangnya virus hepatitis B ini yang dapat diberikan sebanyak 3 kali, yakni denga periode dasar, 1 bulan, dan 6 bulan kemudian. Pemberian imunisasi atau vaksin hepatitis B ini dapat bertahan hingga 15 tahun.

3. Hepatitis C

Hepatitis C adalah penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis C. Infeksi virus ini dapat menyebabkan peradangan hati yang biasanya disebut asimtomatik. Virus hepatitis C ini menyebar melalui kontak darah.
Namun kini penyakit hepatitis diatas: Hepatitis A, B dan C dapat dicegah dan diobati dengan menggunakan pengobatan herbal yang terpercaya tak hanya dapat mengatasi masalah penyakit hepatitis namun obat herbal satu ini dapat mencegah, mengobati dan menjaga fungsi dari organ hati dari kerusakan dan bahaya kanker hati dari berbagai penyebab dan komplikasi penyakit lainnya yaitu Obat Hepatitis yang alami.
Penjelasan Tentang Obat Hepatitis
Namun kini penyakit hepatitis diatas: Hepatitis A, B dan C dapat dicegah dan diobati dengan menggunakan pengobatan herbal yang terpercaya tak hanya dapat mengatasi masalah penyakit hepatitis namun obat herbal satu ini dapat mencegah, mengobati dan menjaga fungsi dari organ hati dari kerusakan dan bahaya kanker hati dari berbagai penyebab dan komplikasi penyakit lainnya yaitu Hepatosip Obat Hepatitis.
Hepatosip Obat Hepatitis merupakan obat alami untuk mengatasi dan mengobati berbagai macam penyakit hepatitis dan gejala hepatitis yang masih berkembang di dunia. Hepatosip Obat Hepatitis adalah solusi yang tepat untuk mengobati penyakit hepatitis yang disebabkan oleh virus hepatitis. Hepatitis yang merupakan penyebab paling tinggi dari kerusakan hati dan gangguan hati yang berakibat fatal, jika tidak segera diobati.
Hepatosip Obat Hepatitis merupakan formulasi obat alami yang dibuat dari bahan herbal dan rempah pilihan berkualitas yang memang dipercaya sebagai racikan obat alami untuk mengatasi dan mengobati penyakit hepatitis dan mencegah gejala serta penyebab dari hepatitis yang disebabkan virus hepatitis.
Di samping itu, Hepatosip Obat Hepatitis digunakan sebagai obat untuk mengobati dan sekaligus memberi perlindungan organ hati atau Liver terhadap penyebaran virus hepatitis, karena hepatitis jenis apapun membawa dampak buruk terhadap organ liver atau hati dan merusakan penyebab utama dari kerusakan dan gangguan hati. Obat Hepatitis juga dapat dijadikan sebagai obat alami untuk melindungi ginjal dari berbagai kerusakan ginjal. Hati dan ginjal merupakan organ tubuh manusia yang sangat penting.

Mag (Gastritis)

Radang lambung atau penyakit mag merupakan peradangan pada dinding mukosa lambung yang bersifat kronis sehingga dinding blambung menjadi merah,bengkak dan luka. Selain luka pada dinding lambung,juga luka pada usus 12 jari.
Penyebab
  1. Waktu makan yang tidak teratur atau sering terlambat makan
  2. Stres,kelelahan, dan tekanan emosional yang berlebihan
  3. Asam lambung klorida  dan pepsin yang berlebihan di lambung
  4. Terlalu banyak makan yang pedas,asam,minuman beralkohol,dan obat obatan, seperti aspirin, dan kortison
Gejala dan Tanda- tanda
  1. Perut terasa nyeri,pedih,kembung,dan sebah pada bagian atas
  2. Mual dan sering muntah agak asam serta nyeri pada uluhati
  3. Tidak nafsu makan,wajah pucat,keringat dingin,dan kepala pusing
  4. Sering sendawa,terutama jika dalam keadaan lapar
  5. Pada gastritis yang berat, bisa terjadi pendarahan

KARIES GIGI

Ciri dan gejala karies gigi adalah:
  • Sakit gigi
  • Gigi sensitif
  • Nyeri ringan hingga tajam saat mengonsumsi makanan manis, panas, atau dingin
  • Lubang yang terlihat pada gigi
  • Noda berwarna cokelat, hitam, atau putih pada permukaan gigi
  • Nyeri saat Anda menggigit makanan.

Penyebab

Apa penyebab karies gigi?

Penyebab utama karies gigi adalah plak yang menumpuk di permukaan gigi. Plak terbentuk dari sisa-sisa makanan, kotoran, dan bakteri di dalam mulut.
Jarang sikat gigi dan sering mengonsumsi makanan yang manis dapat mempercepat pertumbuhan plak. Ketika Anda makan makanan manis, bakteri di dalam mulut akan menghasilkan asam. Asam pada plak mengikis mineral pada enamel luar gigi yang keras. 
Proses terkikisnya enamel ini disebut dengan erosi enamel. Lama-lama proses erosi ini dapat menyebabkan lubang-lubang kecil pada enamel gigi. Nah, lubang inilah yang disebut dengan karies.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko terkena karies gigi?

Ada banyak faktor yang meningkatkan risiko Anda mengalami karies gigi, yaitu:
Mulut dan gigi yang kotor
Jarang sikat gigi dan membersihkan sela-sela gigi dengan benang (flossing) dapat membuat plak semakin menumpuk di permukaan gigi. Bila dibiarkan terus, plak yang menumpuk dapat menyebabkan gigi busuk dan berlubang.

Makanan manis


Makanan manis dapat memicu lubang pada gigi. Bakteri di dalam mulut sangat menyukai gula. Ketika Anda makan makanan yang manis, bakteri akan menggerogoti sisa gula pada gigi. Semakin banyak gula yang dimakan bakteri, maka semakin banyak pula asam yang dihasilkannya.
Ludah yang bercampur dengan asam inilah yang dapat membentuk plak gigi. Bila Anda tidak membersihkan gigi dengan benar, plak akan mengikis enamel gigi sehingga menghasilkan lubang kecil di permukaan gigi.

Makanan asam


Sering makan makanan yang asam juga dapat memicu gigi berlubang. Paparan asam yang tinggi pada rongga mulut dapat mengikis lapisan enamel gigi. Enamel gigi yang terus-terusan terkikis dapat menyebabkan gigi sensitif gigi berlubang.

Refluks asam lambung


Orang yang punya riwayat penyakit asam lambung, seperti GERD atau maag, lebih mungkin mengalami karies. Asam lambung yang naik sampai ke mulut dapat mengenai gigi, dan lama-lama dapat memicu kerusakan gigi.

Air liur yang sedikit

Air liur berperan penting untuk menjaga kelembapan rongga mulut Anda. Di samping itu, air liur juga membantu membersihkan sisa-sisa makanan dari gigi dan mengurangi bakteri pada mulut. Bila produksi air liur Anda sedikit, maka plak akan mudah terbentuk dan menyebabkan pembusukan.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana karies gigi didiagnosis?

Ketika Anda sering mengeluhkan sakit gigi yang tak kunjung sembuh, segera periksa ke dokter gigi. Dokter gigi akan memeriksa kondisi gigi dan mulut sembari menanyakan riwayat kesehatan gigi Anda. Dokter mungkin juga akan menanyakan seputar kebiasaan Anda dalam membersihkan gigi.
Sejumlah obat memiliki potensi menyebabkan kerusakan gigi. Maka itu, ketika diperiksa, pastikan Anda memberi tahu semua obat-obatan yang sedang diminum setiap hari. Baik itu obat dengan atau tanpa resep dokter.
Rontgen gigi dengan sinar X dan tes lab dapat dilakukan dokter untuk memastikan diagnosis. Hasil rontgen dapat menunjukkan lubang pada gigi, struktur gigi yang abnormal, dan pengeroposan tulang yang tidak terlihat dengan mata telanjang.

Apa saja pengobatan untuk karies gigi?

Pengobatan untuk karies gigi tergantung pada seberapa parah kondisi dan situasi tertentu. Berikut beberapa pengobatan yang sering dilakukan dokter untuk mengatasi gigi berlubang. 

Perawatan fluoride

Dalam tahap awal, dokter akan melakukan perawatan fluoride. Fluoride adalah mineral yang membantu melindungi dan menjaga kekuatan enamel gigi. Biasanya fluoride banyak ditambahkan dalam produk obat kumur maupun pasta gigi.

Tambal gigi

Tambal gigi sering kali jadi pilihan utama apabila kerusakan akibat pembusukan gigi sudah mulai melewati tahap erosi enamel. Agar lubang tidak bertambah dalam, dokter akan mengisi gigi yang berlubang dengan bahan khusus.
Ada banyak pilihan bahan untuk menambal gigi yang berlubang. Namun, tambal gigi berbahan resin komposit lebih banyak diminati ketimbang jenis lainnya. Resin komposit biasanya akan mengeras dengan cara disinar. Jenis tambalan ini juga disebut dengan tambal laser atau tambal sinar. 

Crown

Pemasangan crown alias mahkota gigi tiruan juga dapat menjadi solusi untuk mengatasi gigi yang berlubang. Dokter akan memasang selubung gigi di atas gigi yang rusak. Dengan begitu, mahkota gigi tiruan ini akan memasang semua bagian gigi yang muncul di atas tepi gusi.
Mahkota tiruan ini juga dapat digunakan untuk memperbaiki, bentuk, ukuran, dan tampilan gigi yang tidak normal.

Root canal

Apabila kerusakan telah mencapai bagian dalam gigi (pulp), Anda mungkin memerlukan root canal. Root canal atau perawatan saluran akar gigi biasanya dilakukan dokter untuk memperbaiki gigi yang terlanjur terinfeksi atau rusak parah. 
Bagian pulpa yang mengalami kerusakan akan diangkat kemudian ditambal dengan semen khusus. Dokter juga akan membersihkan sekitar jaringan yang terinfeksi supaya tidak semakin parah.

Pencabutan gigi

Dalam kasus yang sangat parah, dokter dapat mencabut gigi yang bermasalah. Proses pencabutan gigi tidak memakan waktu lama.
Sebelum dicabut, dokter akan lebih dulu memberikan obat bius di area gusi yang bermasalah. Dengan begitu Anda tidak akan merasakan sakit ketika dokter mencabut gigi Anda.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan untuk mengatasi karies gigi?

Supaya lubang pada gigi tidak semakin besar, berikut beberapa hal yang perlu Anda lakukan.
  • Sikat gigi setidaknya 2 kali sehari pada pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur.
  • Gunakan sikat gigi berbulu lembut dengan kepala sikat yang kecil atau pas di rongga mulut.
  • Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride. Fluoride adalah mineral yang bermanfaat untuk melindungi sekaligus menjaga kekuatan enamel gigi.
  • Bersihkan gigi dengan benang (floss) untuk membersihkan sela-sela gigi setidaknya 1 kali sehari setelah menyikat gigi. 
  • Bersihkan pula lidah Anda secara rutin untuk mencegah penumpukkan plak di permukaan lidah.
  • Kumur dengan air atau obat kumur setelah mengonsumsi makanan dan cemilan. 
  • Banyak minum air putih untuk merangsang produksi air liur.
  • Batasi makanan yang terlalu manis, asin, berlemak, dan mengandung banyak minyak.
  • Perbanyak makan sayur-sayuran dan buah-buahan.
  • Rajin konsultasi ke dokter gigi untuk pembersihan dan pemeriksaan gigi.
OBESITAS 

Penyebab Obesitas

Obesitas terjadi ketika seseorang mengonsumsi makanan dan minuman tinggi kalori tanpa melakukan aktivitas fisik untuk membakar kalori berlebih tersebut. Kalori yang tidak digunakan itu selanjutnya diubah menjadi lemak di dalam tubuh, sehingga membuat seseorang mengalami pertambahan berat badan hingga akhirnya obesitas. Faktor-faktor lain penyebab obesitas adalah:
  • Faktor keturunan atau genetik
  • Efek samping obat-obatan
  • Kehamilan
  • Kurang tidur
  • Pertambahan usia
  • Penyakit atau masalah medis tertentu

Diagnosis Obesitas

Seseorang dewasa dinyatakan mengalami obesitas, jika indeks massa tubuh (IMT) lebih dari 25. Perhitungan tersebut didapat dengan membandingkan berat badan dengan tinggi badan. Nilai IMT ini digunakan untuk mengetahui berat badan seseorang normal, kurang atau berlebih, hingga obesitas.
Penanganan obesitas ditujukan untuk mencapai dan mempertahankan berat badan yang normal dan sehat. Untuk mencapai tujuan ini, maka perlu dilakukan perubahan pola makan dan peningkatan aktivitas fisik. Di samping itu, ada beberapa metode pengobatan lain untuk mengatasi obesitas, misalnya:
  • Mengonsumsi obat penurun berat badan
  • Mengikuti konseling dan support group untuk mengatasi masalah psikologis terkait berat badan.
  • Menjalani operasi bariatrik untuk mengobati obesitas pasien.
Penurunan berat badan, meski dalam jumlah kecil, dan mempertahankannya secara stabil dapat mengurangi risiko seseorang mengalami komplikasi penyakit terkait obesitas.

Komplikasi Obesitas

Penumpukan lemak tubuh ini meningkatkan risiko terjadinya gangguan kesehatan serius, seperti penyakit jantung, diabetes, atau hipertensi. Obesitas juga dapat menyebabkan gangguan kualitas hidup dan masalah psikologi, seperti kurang percaya diri hingga depresi.

ORGAN PENCERNAAN UTAMA 

Sistem pencernaan manusia terdiri atas organ utama berupa saluran pencernaan dan organ aksesori (tambahan). Saluran pencernaan merupakan saluran yang dilalui bahan makanan yang dimulai dari mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rectum, dan berakhir di anus.
Struktur dan Fungsi Organ Pencernaan Utama dan Tambahan Pada Sistem Pencernaan Manusia
Lidah, gigi, kelenjar air ludah ( kelenjar saliva , hati, kantong empedu dan pangkreas merupakan organ tambahan yang membantu pencernaan mekanis dan kimiawi. Kelenjar pencernaan adalah organ tambahan yang mengeluarkan enzim untuk membantu mencerna makanan . lebuh jelasnya mari kita bahas satu persatu system pencernaan yang meliputi saluran pencernaan dan organ tambahan atau aksesori dibawah ini :

a. Mulut
Struktur dan Fungsi Organ Pencernaan Utama dan Tambahan Pada Sistem Pencernaan Manusia
Pencernaan Ingesti terjadi dimulut. Didalam mulut, terdapat gigi, lidah dan kelenjar air liur (saliva). Air liur mengandung mukosa atau senyawa yang berfungsi sebagai anti bakteri, dan enzim amylase atau dikenal dengan enzim ptyalin. Enzim ini akan memecah molekul amilum menjadi molekul maltose. Didalm mulut terjadi pencernaan makanan sacara mekanis dan kimiawi.

b. Kerongkongan ( Esofagus )
Struktur dan Fungsi Organ Pencernaan Utama dan Tambahan Pada Sistem Pencernaan Manusia
Setelah melalui rongga mulut, makanan yang berbentuk bolus akan masuk kedalam tekak ( faring ). Faring adalah saluran yang memanjang dari bagian belakang rongga mulut sampai kepermukaan kerongkongan  (esophagus ). Pada pangkal faring terdapat katub pernafasan yang disebut dengan epiglottis. Epiglottis berfungsi untuk menutup ujung saluran pernapasan ( laring ) agar makanan tidak masuk kedalam saluran pernapasan. Setelah melalui faring, bolus menuju ke esophagus (kerongkongan). Otot kerongkongan berkontraksi sehingga menimbulkan gerakan meremas yang mendorong bolus kedalam lambung. Gerakan otot ini disebut dengan gerakan peristaltic.

c. Lambung.
Struktur dan Fungsi Organ Pencernaan Utama dan Tambahan Pada Sistem Pencernaan Manusia
Setelah dari esophagus makanan masuk kedalam lambung. Didalm lambung terjadi pencernaan mekanis dan kimiawi. Secara mekanis otot lambung berkontraksi mengaduk aduk bolus. Secara kimiawi bolus tercampur dengan getah lambung . Getah lambung mengandung asam klorida ( HCI ), enzim pepsin, dan enzim rennin. HCI berfungsi untuk menjadikan ruangan dalam lambung bersifat asam ( pH 1-3 ) sehingga dapat membunuh kuman yang masuk bersama dengan makanan. Enzim pepsin akan menghidrolisis ( memecah )protein menjadi pepton ( Campuran dari polipeptida dan asam amino). Enzim rennin akan mengendapkan protein kasein yang teredapat dalam susu. Setelah melalui proses penceranaan selama 2-4 jam didalam lambung, bolus menjadi bahan kekuningan yang disebut dengan kimus (bubur usus). Kimus akan masuk sedikit demi sedikit kedalam usus dua belas jari. Pengaturan ini dibantu oleh adanya spingter, yaitu otot-otot yang tersusun melingkar antara lambung dan usus dua belas jari.

d. Usus Halus

Struktur dan Fungsi Organ Pencernaan Utama dan Tambahan Pada Sistem Pencernaan Manusia
Usus halus memiliki panjang sekitar 8,25 meter. Usus halus terdiri atas tiga bagian yaitu usus 12 jari (duodenum), dengan panjang sekitar 0,25 meter, usus tengah (jejunum) dengan panjang sekitar 7 meter dan usus penyerapan (ileum) dengan panjang sekitar 1 meter. Dalam usus halus terjadi pencernaan secra kimiawi saja. Pada duodenum terdapat saluran yang terhubung dengan kantung empedu dan pangkreas. Getah pengkreas mengandung enzim lipase, amylase, dan tripsin. Enzim lipase akan mencernah lemak menjadi asam lemak dan gliserol. Amylase akan mencernah amilum manjadi maltose. Trapsin akan mencernah protein manjadi polipeptida. Getah empedu yang dihasilkan hati akan mengemuilsikan lemak yakni membuat lemak agar larut dalam air.

Pencernaan makanan dilanjudkan di jejunum. Pada bagian ini terjadi pencernaan terakhir sebelum zat-zat makanan diserap. Zat-zat makanan setelah melalui jejunum menjadi bentuk yang siap diserap. Penyerapan tersebut terjadi didalam ileum. Glukosa, vitamin yang larut dalam air, asam amino dan mineral setelah diserap oleh vili usus halus akan dibawa oleh darah menuju hati dan diedarkan keseluruh tubuh . glukosa dalam hati selanjudnya disimpan dalam bentuk glikogen. Asam lemak, gliserol, dan vitamin yang larut dalam lemak setelah diserap oleh vili usus halus akan dibawah oleh pembuluh getah bening menuju hati, kemudian disimpan dalam jaringan lemak. Struktur usus manusia memiliki lipatan-lipatan, baik pada bagian luar ataupun pada bagian dalam yang berfungsi untuk memperluas bidang penyerapan. Perhatikan gambar berikut :
Struktur dan Fungsi Organ Pencernaan Utama dan Tambahan Pada Sistem Pencernaan Manusia
Semakin luas bidang permukaan bagian dalam usus, semakin semakin banyak vili yang terdapat akan menyebabkan proses penyerapan yang terjadi juga akan semakin efektif.

e. Usus Besar

Usus besar atau kolon memiliki panjang sekitar 1 meter dan terdiri atas koon asendes (naik), kolon transversum (mendatar), dan kolon desendens (menurun) yang akan berakhir pada anus. Diantara usus halus dan usus besar terdapat usus buntu (sekum). Pada ujung sekum terdapat benjolan kecil yang disebut umbai cacing (apendiks) yang berisi massa sel darah putih yang berperan dalam imunitas.
Struktur dan Fungsi Organ Pencernaan Utama dan Tambahan Pada Sistem Pencernaan Manusia
Bahan makan yang sampai pada usus besar dapat dikatakan sebagai zat-zat sisa. Zat sisa berada dalam usus besar selama 1-4 hari. Zat sisa tersebut terdiri atas sejumlah besar air dan bahan makanan yang tidak dapat dicernah misalnya selulosa. Usus besar berfungsi mengatur kadar air pada sisa makanan, bila kadar iar pada sisa makan terlalu banyak, maka dinding usus besar akan menyerap air tersebut, sebaliknya bila sisa makanan kekurangan air maka dinding usus besar akan mengeluarkan air dan mengirimnya ke sisa makanan. Didalam usus besar terdapat banyak sekali bakteri (Escherichia coli) yang membantu membusukkan sisa-sisa makanan tersebut. Bakteri Escherichia coli mampu membentuk vitamin K dan B12. Sisa makanan yang tidak terpakai oleh tubuh  beserta gas-gas yang berbau disebut tinja (fases) dan dikeluarkan melalui anus.

2. Organ Pencernaan Tambahan
Struktur dan Fungsi Organ Pencernaan Utama dan Tambahan Pada Sistem Pencernaan Manusia
Proses pencernaan manusia tidak hanya terdiri atas saluran pencernaan, tetapi juga terdapat organ pencernaan tambahan berupa kelenjar pencernaan. Kelenjar pencernaan membantu mencerna makanan dengan menghasilkan enzim-enzim yang digunakan  dalampencernaan makanan secara kimiawi. Terdapat tiga organ pencernaan tambahan yaitu hati, kantung empedu dan pangkreas. Untuk lebih jelasnya mari kita pelajari satu persatu bagian tersebut!

a. Hati

Hati merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh, berada pada rongga perut sebelah kanan dibawah diafragma. Hati berperan dalam proses detoksifikasi. Ketika dalam darah terdapat atau terkandung zat berbahaya dan bersifat racun maka hati akan menetralisir racun tersebut sehingga tidak berbahaya bagi tubuh.

Hati merupakan organ penyimpanan zat besi (Fe) dan vitamin A,D,E,K dan B12 dari darah . hati juga berperan dalam menjaga kadar glukosa dalam darah. Ketiga kadar glokosa dalam darah rendah, hati akan melepas glukosa dengan cara memecah glikogen. Bahkan jika dibutuhkan, hati akan mengubah gliserol,asam lemak, dan asam amino menjadi glukosa. Selain itu hati juga mengatur kadar kolesterol dalam darah. Kolesterol akan diubah menjadi asam kolik ( cholic acid ) yang berfungsi untuk mengemulsi lemak. Sel-sel hati akan mengeluarkan getah yang mengandung kolesterol, asam kolik, garam empedu, lesitin, bilirubin, dan elektrolit. Getah ini disebut dengan getah empedu.

b. Kantung Empedu

Kantung empedu merupakan organ yang berada dibawah hati. Kantung ini akan menyimpan kantung getah empedu yang dihasilkan oleh hati. Getah empedu berwarna kuning kehijauan karna mengandung fikmen bilirubin. Bilirubin merupakan pigmen yang terbentuk dari pemecahan hemoglobin. Getah empedu akan dikeluarkan ke usus halus dan berperan dalam mengemulsikan lemak. Dengan demikian, lemak akan erpecah menjadi butiran-butiran kecil sehingga lebih mudah dicernah oleh enzim pencernaan dan melanjudkan proses pencernaan sehingga mudah diserap oleh tubuh.

c. Pangkreas

Pangkreas merupakan organ yang berada dibalik perut bagian belakang lambung. Sel-sel pada pangkreas kaan menghasilkan cairan pangkreas  yang akan masuk kedala duodenum melalui saluran pangkreas. Getah pangkreas mengandung sodium bikorbonat (NaHCO3) dan enzim –enzim pencernaan  yang berperan dalam pemecan karbohidrat, protein dan loemak. Pangkreas juga merupakan kelenjar endokrin yang menghasilkan hormone insulin. Hormone insulin ini berfungsi untuk mengatur proses pengubahan glukosa dalam darah menjadi glikogen yang disimpan dalam hati. Adanya hormone insulin yang mengontrol keseimbangan jumlah glukosa dalam darah. Apabila terjadi gangguan dalam produksi insulin maka dapat mengakibatkan penyakit diabetes.

JENIS NUTRISI
Di dalam tubuh makhluk hidup banyak sekali organ-organ di dalamnya yang bekerja saling berkesinambungan antara satu dengan yang lainnya. Dan ketika ada yang sakit maka akan membuat yang lainnya juga menerima efeknya.
Maka dari itu tubuh kita harus dapat di jaga dan di rawat serta harus dapat memberikan nutrisi yang tepat takarannya agar tubuh kita menjadi kuat dan tidak mudah sakit. Nutrisi juga sangatlah penting dan di perlukan bagi tubuh.

Jenis Nutrisi : 

Ada dua jenis nutrisi yakni:
1. Mikronutrisi
Sesuai dengan namanya, mikronutrisi merupakan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah sedikit dan hanya berfungsi untuk mendukung metabolisme tubuh. Terdapat tiga senyawa yang dapat dikategorikan sebagai nutrisi, yaitu vitamin, mineral dan air.

2. Makronutrisi

Sementara itu, makronutrisi merupakan kebalikan dari mikronutrisi. Nutrisi ini biasanya dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang besar karena sebagai sumber energi. Makronutrisi dapat diklasifikasikan menjadi tiga senyawa, yaitu karbohidrat, protein dan lemak.

Macam-macam Nutrisi

Ada beberapa macam nutrisi pada umumnya, berikut penjelasannya.

1. Karbohidrat

Karbohidrat merupakan sumber energi utama Anda dalam menjalani setiap aktivitas sehari-hari. Tubuh Anda akan menggunakan karbohidrat untuk memproduksi glukosa yang dapat segera digunakan atau menyimpannya sebagai cadangan energi. Jumlah glukosa yang diproduksi berlebihan akan disimpan oleh tubuh Anda sebagai lemak.
Terdapat dua jenis karbohidrat yang bermanfaat bagi tubuh, yaitu sederhana dan kompleks. Karbohidrat sederhana dapat ditemui dalam gula, sedangkan karbohidrat kompleks terdapat pada pati maupun serat. Selain itu, Anda juga dapat mengkonsumsi nasi, jagung, gandum, ketela pohon, ubi, kentang, dan sagu sebagai sumber karbohidrat.

2. Protein

Protein sangat bermanfaat bagi tubuh Anda untuk membantu membangun serta memelihara jaringan otot serta saraf lainnya. Senyawa ini juga berfungsi untuk memproduksi hormon yang berguna bagi tubuh. Seperti halnya karbohidrat, kelebihan dari konsumsi protein akan disimpan tubuh dalam bentuk lemak.
Menurut sumbernya, protein dapat dibedakan menjadi nabati dan hewani. Jenis protein nabati yang dapat dikonsumsi diantaranya adalah kacang-kacangan, padi-padian dan sayur mayur. Sementara itu, konsumsi protein hewani dapat Anda penuhi dari daging hewan. Namun, konsumsi protein dalam bentuk daging sebaiknya juga dilakukan secukupnya guna meminimalisir resiko terserang kolesterol.

3. Lemak

Jenis nutrisi lain yang dibutuhkan oleh tubuh Anda adalah lemak, baik jenuh maupun tidak jenuh. Lemak tidak jenuh merupakan jenis lemak yang paling aman untuk Anda konsumsi. Walaupun pada dasarnya lemak tak jenuh juga dapat berubah menjadi lemak jenuh apabila dilakukan proses penyempurnaan.
Makanan berlemak tak jenuh yang dapat dikonsumsi yaitu kelapa, kemiri, buah zaitun, kacang tanah dan buah alpukat. Kemudian, lemak jenuh yang dapat dikonsumsi misalnya daging, telur, susu, ikan, mentega dan minyak ikan. Akan tetapi konsumsi lemak jenuh dalam jumlah yang berlebihan sangat tidak disarankan karena berpotensi meningkatkan kadar kolesterol.

4. Vitamin

Tubuh Anda juga membutuhkan jenis nutrisi ini untuk membantu metabolisme tubuh, meningkatkan energi dan membantu kelancaran berpikir. Setiap vitamin yang Anda konsumsi tentu memiliki manfaat berbeda-beda bagi tubuh. Bahkan terdapat beberapa vitamin yang berkhasiat untuk meminimalisir resiko terserang penyakit tertentu.
Contohnya adalah kegunaan vitamin A, C dan E yang membantu mencegah penyakit arteri koroner, dimana ketiganya terus memperkuat dinding arteri. Selanjutnya, yaitu vitamin B1 yang bermanfaat untuk melancarkan sistem pencernaan dan syaraf tubuh Anda. Vitamin B2 membantu menormalkan pertumbuhan sel. Vitamin B3 berfungsi sebagai detoksifikasi bagi tubuh Anda. Kemudian, vitamin D membantu penyerapan kalsium dan vitamin K dapat membekukan darah.

5. Mineral dan trace elemen lainnya

Tubuh juga membutuhkan pasokan nutrisi yang berasal dari mineral dan trace elemen lainnya. Keduanya bermanfaat dalam membantu melancarkan kerja organ tubuh. Mineral klorin misalnya yang dapat membantu memproduksi cairan pencernaan tubuh Anda. Kemudian, fosfor dapat membuat tulang Anda lebih kuat.
Kedua mineral tersebut dapat Anda temukan pada makanan yang dikonsumsi, namun akibat trace elemen tubuh hanya membutuhkannya dalam jumlah sedikit. Nutrisi terakhir yang juga dibutuhkan oleh tubuh Anda yaitu garam. Namun, dalam mengkonsumsi nutrisi yang satu ini tidak boleh melebihi 2400 miligram per hari karena dapat meningkatkan tekanan darah.

6. Air

Keberadaan air sebagai salah satu nutrisi dalam tubuh jelas begitu penting. Air berfungsi sebagai pengganti cairan tubuh yang hilang setalah melakukan rutinitas sehari-hari. Disamping itu, air juga dapat mengontrol jumlah kalori, memperlancar fungsi ginjal, meningkatkan energi hingga membuang racun.

Manfaat Nutrisi : 

Nutrisi sangatlah banyak manfaatnya bagi tubuh diantaranya adalah;

Meningkatkan Sistem Kekebalan

Tahukah bahwa sakit yang sering kita alami seperti flu dan meriang yang terjadi di sebabkan karena kekebalan tubuh kita sedang menurun. Cara meningkatkannya kembali adalah dengan cara mengonsumsi asupan makan yang sehat dan dapat juga mengkonsumsi vitamin c yang dapat di hasilkan dari memakan sayuran dan juga buah buahan serta dapat juga dari suplemen kesehatan.

Membantu Mempertahankan Berat Badan

Dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dapat juga menjad berat badan sehingga dapat memberikan kebiasaan hidup yang baik. Dan apa bila hanya berfokus kepada nutrisi yang baik yaitu dengan cara mengkonsumsi sayuran, protein dan juga buah dengan tidak sadar kita menjaga tubuh dari penyakit dan membuat berat badan terkontrol. Ini semua dapat di lakukan dengan di sertai olah raga rutin pastinya.
Melindungi Tulang Dan Gigi
Tung dan juga gigi akan dapat tetap kuat meskipun umur kita sudah berusia 60 sampai 70 tahunan, ini terjadi apa bila kita memperhatikan nutrisi yang masuk dengan baik. Produk yang terkenal seperti susu yaitu keju dan yoghurt tinggi akan kalsum yang dapat membantu tulang dan juga gigi kita mejadi sehat dan kuat.

Energi dan Vitalitas Untuk Hidup

Di dalam kegiatan kita sehari- harinya pastinya mengalami banyak sekali masah, masalah yang ada dapat mengeluarkan energy yang besar. Akan tetapi semakin bertambahnya usia kita, energy yang ada akan semakin berkurang dan ada satu cara mempertahankannya adalah dengan mengkonsumsi makanan yang sehat serta di barengi dengan olah raga rutin sehingga pemenuhan energy dapat tercapai.

Memperlambat Penuaan

Ini yang sangat di nantikan oleh banyak orang, memperlambat penuaan dini. Banyak sekali orang yang ingin tampak lebih muda akan tetapi tidak mengatur pola makan dan nutrisi yang ada di dalam tubuhnya. Untuk dapat memperlambat penuaan dini sebenarnya simple yaitu dengan mengatur pola makan dan juga perbanyak olah raga rutin.

sumber : https://www.seputarpengetahuan.co.id/2018/11/pengertian-nutrisi-jenis-macam-manfaatnya-pembahasan-lengkap.html

KEBUTUHAN ENERGI
   
Kebutuhan energi yang diperlukan setiap orang berbeda-beda. Hal ini tergantung dari beberapa factor, antara lain yaitu : umur, jenis kelamin, berat dan tinggi badan serta tingkat aktivitas sehari-hari
Besarnya energi yang dibutuhkan setiap orang perhari dapat diketahui dengan berbagai cara, hal yang dapat digunakan untuk menghitung besarnya energi, diantaranya dengan cara :

¨      Membaca tabel Angka Kecukupan Gizi (AKG)
Cara ini merupakan cara yang paling praktis, yaitu dengan membaca table  AKG atau disebut RDA (Recommended Dietary Allowance). Dengan cara ini kita dapat mengetahui secara langsung jumlah kebutuhan energi perhari berdasarkan usia, jenis kelamin, berat dan  tinggi badan serta tingkat aktivitas.

Cara ini memiliki keterbatasan yaitu  bahwa tabel AKG hanya memuat untuk berat badan tertentu saja dan hanya dapat digunakan untuk orang sehat pada umumnya.

¨      Perkiraan berdasarkan Basal Metabolic Rate (BMR)
Basal Metabolic Rate (BMR) atau Laju Metabolisme Basal (LMB) adalah energi minimal yang diperlukan tubuh dalam keadaan istirahat sempurna baik fisik maupun mental, berbaring tetapi tidak tidur dalam suhu ruangan 250 C  (Darwin, 1988). Energi tersebut diperlukan untuk berbagai fungsi vital tubuh seperti pernapasan, pencernaan, peredaran darah  dan pengaturan suhu tubuh.
BMR dipengaruhi oleh beberapa factor, antara lain luas permukaan tubuh, umur, jenis kelamin, cuaca, ras, status gizi, penyakit, hormone terutama hormone tiroksin.
BMR seseorang dapat dihitung dengan mengalikan berat badan dengan 24 kalori  (Berat badan  X  24 kalori). Sedangkan jumlah kebutuhan kalori perhari dapat ditentukan berdasarkan kelipatan BMR berikut ini.

Kebutuhan energi berdasar BMR

Tingkat Aktivitas
Jenis Aktivitas
Kebutuhan Energi/Hari
(kalori)
Sangat  Ringan
Tidur, baring, duduk, menulis, mengetik
BMR + 30 % BMR
Ringan
Menyapu, menjahit, mencuci piring, menghias ruangan
BMR + 50 % BMR
Sedang
Mencangkul, menyabit rumput
BMR + 75 % BMR
Berat
Menggergaji pohon dengan gergaji tangan
BMR + 100 % BMR
Berat
Sekali
Mendaki gunung, menarik beca
BMR + 125 % BMR
  
Cara ini lebih teliti di banding dengan membaca table RDA, tetapi belum dapat menghitung kebutuhan energi seseorang secara terperinci
Misalnya seseorang dengan berat badan 50 kg  yang bekerja berat maka kebutuhan kalori per hari adalah  :
                        BMR = 50 X 24 kalori
                      = 1200 kalori
Maka kebutuhan kalori per hari adalah = 1200 + 100 % (1200) = 2400  kalori

¨      Perhitungan berdasarkan komponen penggunaan energi
Komponen yang diperlukan untuk perhitungan kebutuhan energi  meliputi :
o   Basal Metabolic Rate (BMR)
BMR adalah energi minimal untuk fungsi vital organ tubuh
o   Specific Dynamic Action (SDA)
SDA adalah banyaknya energi yang diperlukan untuk proses metabolisme makanan, rata-rata sebesar 10 % BMR
o   Aktivitas sehari-hari
Aktivitas sehari hari adalah kegiatan rutin harian
o   Pertumbuhan
Anak-anak sampai dengan usia 18 tahun memerlukan tambahan energi untuk proses pertumbuhan
Cara Menghitung Kebutuhan Energi
Kebutuhan energi seseorang dapat diketahui dengan perhitungan sebagai berikut :

Tahap 1 : Tentukan  Status Gizi
Misalnya menggunakan IMT (Indeks Masa Tubuh)

                                      Berat Badan (kg)
                        IMT =  ----------------------
                                     Tinggi Badan (m)2

Selanjutnya hasil penilaian IMT dikonsultasikan dengan tabel berikut :
Status Gizi
Status Gizi

Laki-laki
Perempuan
Kurus
< 20.1
< 18.7
Normal
20.1 – 25.0
18.7 – 23.8
Overweight
25.1 – 30.0
23.9 – 28.6
Obese
> 30
> 28.6
Rata-rata
22.0
20.8


Tahap 2 :  Hitung Besarnya BMR
Besarnya BMR selain dapat dihitung dengan mengalikan  berat badan X 24 kalori, juga dapat menggunakan tabel berikut :

BMR laki-laki

Jenis Kelamin
Berat Badan
(kg)
Energi (Kalori)
10 – 18 tahun
18 – 30 tahun
30 – 60 tahun
Laki-laki
55
1625
1514
1499
60
1713
1589
1556
65
1801
1664
1613
70
1889
1739
1670
75
1977
1814
1727
80
2065
1889
1785
85
2154
1964
1842
90
2242
2039
1889


BMR Perempuan

Jenis Kelamin
Berat Badan
(kg)
Energi (Kalori)
10 – 18 tahun
18 – 30 tahun
30 – 60 tahun
Perempuan
40
1224
1075
1167
45
1291
1149
1207
50
1357
1223
1248
55
1424
1296
1288
60
1491
1370
1329
65
1557
1444
1369
70
1624
1516
1410
75
1691
1592
1450

Tahap 3 :  Hitung SDA
Besarnya SDA yaitu 10 % BMR
  
Tahap 4 :  Hitung Energi Aktivitas Fisik Harian
Energi Akt. Fisik = Faktor Aktivitas Fisik X {BMR + SDA}
Dimana SDA = 10 % BMR

Untuk besarnya factor aktivitas fisik, lihat tabel berikut ini :

 Faktor Aktivitas Fisik
  
   Aktivitas
Jenis Aktivitas

Laki-laki
Perempuan
Istirahat
Tidur, baring, duduk
1.2
1.2
Ringan sekali
Menulis, mengetik
1.4
1.4
Ringan
Menyapu, menjahit, mencuci piring, menghias ruangan
1.5
1.5
Ringan-sedang

Sekolah, kuliah, kerja kantor
1.7
 1.6
Sedang
Mencangkul, menyabit rumput
1.8
1.7
  Berat
Menggergaji pohon dengan gergaji tangan
2.1
1.8
Berat Sekali
Mendaki gunung, menarik beca
2.3
2.0


Tahap 5 :  Tambahan kalori pertumbuhan
Untuk seseorang yang masih dalam usia pertumbuhan (sampai usia 18 tahun) maka tambahkan kebutuhan energi sesuai table berikut :

Kebutuhan energi untuk pertumbuhan (kal/hari)
Umur (tahun)
Tambahan Energi
10 – 14
2 kkal/kg Berat badan
15
1 kkal/kg Berat badan
16 – 18
0.5 Kkal/kg Berat badan

Untuk mempermudah perhitungan, perhatikan contoh berikut :
Naufal berusia 21 tahun, berat badan 58 kg, tinggi 160 cm, aktivitas sehari-harinya adalah kuliah termasuk kategori ringan- sedang. Sehingga kebutuhan energi Naufal dapat dihitung melalui tahapan sebagai berikut :
Tahap 1 :   IMT = BB/TB2
                              58/(1.6)2  =22.6 (normal)

Tahap 2 :   BMR = BB X 24 kalori
                               58  X  24 kalori = 1392 kalori

       Tahap 3 :  SDA = 10 % X BMR
                                     10 % X 1392  = 139.2 kalori
     
       Tahap 4 :  Energi Aktivitas fisik
      Faktor Aktivitas Fisik X {BMR + SDA (10 % BMR)}
                        1.7 X (1392 + 139.2) = 2603 kalori
Jadi total kebutuhan energi  perhari adalah 2603 kalori